<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MASJID ISTIQOMAH TANAH KUSIR</title>
	<atom:link href="http://istiqomah12240.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://istiqomah12240.wordpress.com</link>
	<description>Pusat dakwah, peribadatan, pendidikan dan perkhidmatan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Aug 2011 04:07:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='istiqomah12240.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/082e59931317b0584901026aabd6ce14?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>MASJID ISTIQOMAH TANAH KUSIR</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://istiqomah12240.wordpress.com/osd.xml" title="MASJID ISTIQOMAH TANAH KUSIR" />
	<atom:link rel='hub' href='http://istiqomah12240.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PUASA SEBAGAI PROSES INTERNALISASI IMAN</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/09/07/puasa-sebagai-proses-internalisasi-iman/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/09/07/puasa-sebagai-proses-internalisasi-iman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 01:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhamad Kurtubi]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan oleh :]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini disampaikan dalam kultum Tarawih malam tadi di Istiqomah. Yang diamaksud internalisasi adalah upaya yang sungguh-sungguh guna menanamkan iman di dalam hati nurani. Dengan penuh kesadaran antara gerak ruhani dan gerak jasmani, secara personal, tanpa melibatkan orang lain. Tujuannya tidak lain mudah-mudahn mendapatkan posisi sebagai pemenang. Alquran menyebutnya la’allakum tattaquun. Karenanya, puasa adalah salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=674&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini disampaikan dalam kultum Tarawih malam tadi di Istiqomah.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang diamaksud internalisasi adalah upaya yang sungguh-sungguh guna menanamkan iman di dalam hati nurani. Dengan penuh kesadaran antara gerak ruhani dan gerak jasmani, secara personal, tanpa melibatkan orang lain. Tujuannya tidak lain mudah-mudahn mendapatkan posisi sebagai pemenang. Alquran menyebutnya la’allakum tattaquun.</p>
<p style="text-align:justify;">Karenanya, puasa adalah salah satu proses yang tidak sederhana dan penuh perjuangan, guna mendapatkan nilai rohani yang lebih mulia di sisi Allah (Taqwa). Dalam bahasa lain, mendapatkan derajat taqwa adalah proses yang terus menerus tanpa henti. Melalui puasa, proses ini dapat diperoleh bila benar-benar mengikuti prosedur baku dari para pakar.</p>
<p>Karena masalahnya terkait dengan persoalan yang bersifat ruhani, tidak sedikit orang yang gagal melaksanakan ritual puasa. Alasanya karena tidak mampu dan tidak kuat berlapar-haus seharian hingga sebulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian, proses internalisasi iman kepada Allah lewat puasa ini membutuhkan tenaga dalam yang kuat (internal power). Internal power yang saya maksud adalah IMAN. Allah swt mengajak dan memerintahkan bagi mereka yang sudah memiliki “internal power” (iman) untuk melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya. “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa… ” (QS 2:183)</p>
<p>Firman itu, seakan-akan memberi kabar kepada mereka yang beriman agar meningkatkan keberimannya, agar mendapatkan derajat ketaqwaan.</p>
<p><strong>Internalisasi Iman </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Internalisasi Iman itu sangat penting, karenanya semua proses ibadah dalam Islam tidak lain adalah untuk internalisasi keimanan kepada Allah. <strong>Dengan cara mengislamkan lahir dan batin pada diri manusia besarta perangkat di sekitarnya. </strong></p>
<p>Bagaimana proses internalisasi Iman ini berproses dalam segenap kehidupan manusia, dan terus menerus tanpa henti, uraian di bawah ini setidaknya bisa membantu kita untuk memahaminya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam agama Islam dikenal dengan rukun Islam, tediri dari lima hal: Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji. Semua itu kita sudah memahami harus dikerjakan dengan sunguh-sungguh.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama, Syahadat </strong>adalah proses internalisai iman lewat logika. Dalam arti kata, mengislamkan pola berpikir . Orang yang telah bersyahadat, selain ia masuk islam, maka logika hidup dan matinya, diset hanya Iman kepada ALlah dan RasulNya, Hanya Allah sebagai Tuhannya, dan Rasulullah sebagai petunjuknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan logika demikian, maka sebagai orang muslim, itnernalisasi iman lewat pikiran ini, akan membantu proses kehidupan selanjutnya. Misalnya, dalam gerak hidupnya sehari-hari si hamba akan berpikir LIllahi ta’ala. Bekerja dengan semangat guna menghidupi keluarga, dinilai lillahi ta’ala, dengan tidak melanggar aturan Allah dan RasulNya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua, Shalat </strong> adalah proses internalisasi iman lewat badan kita. Artinya, orang yang melaksanakan shalat dalam arti lain, dia tengah mengislamkan (memasrahkan) raganya menghadap hanya kepada Allah. Shalat dengan berbagai tekniknya, membutuhkan tenaga dan gerak yang sinergis dan simetris serta kolektif.</p>
<p style="text-align:justify;">Karenanya, gerak tubuh yang tengah mengerjakan shalat dari ujung rambut hingga ujung kaki, terus-menerus menghadapkan dirinya hanya kepada Allah. Artinya, raga orang-orang muslim yang mengerjakan shalat berarti terus berlatih guna pasrah kepada ALlah. Sebagiamana ucapan setelah takbiratul ikhram:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Qul Inna shalati wanusuki, wamahyaya wamamati lillahi robbil ‘alamin.” (6:162)</em></strong><br />
Artinya, sesungguhnya sholatku dan ibadahku dan hidupku dan matiku adalah karena allah , bagi tuhan sekalian alam ?</p>
<p>Dalam kehidupan sosial gerak tangan, kaki dalam membantu masyarakat dan keluarga juga bukan karena hal lain kecuali karena mengharap rido Allah swt.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kegita, Puasa</strong><br />
Proses internalisasi lewat puasa ini adalah melalui jiwa atau rohani. Ruh berasal dari Allah, dan akan kembali kepadaNya. Namun ruh yang menempati badan seringkali redup cahanya. Ruh yang menempati hati nurani, kadangkala menjadi keruh dan sulit menerima nasehat Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena nasehat Allah melalui ruh inilah maka puasa sebagai satu-satunya proses internalisasi iman yang sangat baik. Orang yang berpuasa oleh Allah akan diberi imbalan secara langsung dan yang mengawasi juga Allah sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Washoumi li, wa ana ajzii bih”, puasa itu untukku dan akulah yang akan membalasnya.</p>
<p><strong>Keempat, Zakat</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Internalisasi keimanan kepada Allah juga harus dilakukan bukan saja kepada badan dan ruh serta akal pikiran, tetapi perangkat pendukung kehidupan: Harta benda adalah perangkat kehidupan yang menciptakan kemakmuran dalam hidup di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Islam menghendaki harta benda itu benar-benar bersih tidak ada kotoran. Sebagaimana akal fikir, badan dan rohnai bersih. Harta yang dibersikan adalah harta yang dizakatkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Internalisasi ini membutuhkan kerelaan pemiliknya untuk diserahkan kepada orang yang berhak menerimanya. Para fakir miskin dan asnaf lainnya adalah juga pemilik dari harta yang kita dapatkan selama berusaha. Karenanya, kehadiran si miskin di dunia ini sejatinya adalah karunia untuk membantu membersihkan atau mengislamkan harta kita.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelima, Haji</strong><br />
Haji sebagai rukun Islam kelima, tidak lain adalah proses internalisasi iman lewat pendekatan sejarah. Hidup adalah proses sejarah. Islam adalah bagian dari sejarah. Karenanya, sejarah dalam agama ini perlu dibersihkan dan perlu disaksikan oleh pengikutnya. Jangan sampai sejarah datangnya Islam adalah hanya fatamorgana, hanya ilusi saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Karenanya, orang sedunia berkumpul dan melaksanakan ritual haji, tidak lain semata-mata untuk menjadi saksi yang langsung ke tempatnya di Makkatul Mukarromah. Di sana, umat muslim dibawa kepada situs-situs sejarah, di hadapkan kepada qiblat sebagai mana shalat sehari semalam. Dengan melihat langsung, bukankah ini merupakan proses keyakinan yang bernilai ilmu pengetahuan tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses turunnya alquran adalah catatan dari sejarah, dengan mengikuti ritual haji, proses-proses perjalanan Islam itu bisa dilihat, dihayati dan diyakini dengan ilmul yakin, bukan praduga, asumsi apalagi hipoetesa.</p>
<p style="text-align:justify;">Haji karenanya, bernilai sangat tinggi, selain secara personal menghadap Allah secara langsung dekat Baitullah, haji juga tempat silaturahmi antar hamba Allah dari berbagai penjuru dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari lima hal itulah, maka menjadi islam merupakan proses yang terus menerus harus di internalisasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Islam dalam pola berpikir, islam dalam harta, islam dalam ruh dan badan serta ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Singkatnya, orang-orang yang menyadari islam dari berbagai aspek ini dapat mejadikan pribadi yang mawas diri, toleran, rendah hati dan rela berkorban lillahi ta’ala.</p>
<p>Wallahu a’lam.</p>
<p>Muhamad Kurtubi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/674/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/674/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=674&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/09/07/puasa-sebagai-proses-internalisasi-iman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat berjamaah</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/shalat-berjamaah/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/shalat-berjamaah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 06:31:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>
		<category><![CDATA[iman dan amal saleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[disusun oleh : ismail zubir Allah SWT, ketika memerintahkan kita untuk menegakkan shalat maka perintah tersebut tidak ditujukan secara perorangan tetapi secara jamaah. Bahkan di dalam surat Al Fatihah yang wajib dibaca pada setiap rakaat bagi yang melakukan shalat, salah satu ayatnya berbunyi : Hanya kepada-Mulah kami beribadat dan hanya kepada-Mulah kami memohon pertolongan ( [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=635&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">disusun oleh : ismail zubir</p>
<p style="text-align:justify;">Allah SWT, ketika memerintahkan kita untuk menegakkan shalat maka perintah tersebut tidak ditujukan secara perorangan tetapi secara jamaah. Bahkan di dalam surat Al Fatihah yang wajib dibaca pada setiap rakaat bagi yang melakukan shalat, salah satu ayatnya berbunyi :</p>
<p><strong><em>Hanya kepada-Mulah kami beribadat dan hanya kepada-Mulah kami memohon pertolongan ( Al Fathihah, 5 )</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Semua itu menunjukkan sifat-sifat jamak dan bukan dengan ucapan mufrad ( tunggal), demikian pula dalam firman-Nya yang lain ;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dan ruku’ lah kalian bersama-sama orang yang ruku’ (QS Al Baqarah, 43 ).</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em> </em></strong>Dari beberapa hadits dapat kita ketahui bahwa Rasulullah Saw selalu menganjurkan kepada kita untuk senantiasa memelihara shalat berjamaah serta berusaha memperoleh lipatan tambahan pahala.<strong> </strong>Dalam shahih Muslim dari Abdullah bin Mas’ud ra, dikatakan bahwa :<strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Siapa yang bertemu dengan Allah kelak  sebagai seorang muslim yang sempurna, maka hendaklah ia selalu shalat berjamaah setiap mendengar adzan. Karena Allah telah menetapkan hukum-hukum syariat Nabi-Nya, diantaranya shalat berjamaah. </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dari Abu Darda r.a berkata :  Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “ Tidaklah terdapat 3 orang dalam satu kampung atau satu pedalaman, dan mereka tidak melaksanakan shalat berjamaah, kecuali syetan menguasai mereka. Maka hendaklah kalian berjamaah, karena sesungguhnya serigala hanya akan memakan domba yang terpisah dari kelompoknya “ ( Hr Ahmad, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hiban dan Hakim – At Targhib ).</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Dari Qubats bi Assyam al Laitsi r.a berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : “ Shalatnya dua orang lelaki yang diimani oleh salah seorang dari keduanya lebih baik di sisi Allah dari shalatnya empat orang secara sendiri-sendiri, shalatnya empat orang ( dengan berjamaah ) lebih baik di sisi Allah daripada shalatnya delapan orang secara sendiri-sendiri, dan shalatnya delapan orang ( dengan berjamaah ) lebih baik di sisi Allah dari shalatnya seratus orang secara sendiri-sendiri” ( Hr. al Bazzar dan Thabrani – At Targhib ).</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>BERJAMAAH DI MASJID</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah SWT berfirman : <strong>“ <em>Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjidnya Allah adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir</em> “</strong> ( QS At-Taubah ; 18 ).<em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Memakmurkan masjid bisa dilakukan dengan berbagai cara antara lain, shalat, zikir, taklim dan berbagai macam perkhidmatan. Tetapi yang paling utama adalah menyelenggarakan shalat fardhu lima waktu  berjamaah.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi shalat berjamaah tempatnya adalah di masjid dan bukan di rumah atau di tempat lain, sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut ini. :</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata <strong>: <em>Ada</em><em> seorang  buta datang kepada Nabi saw dan ia berkata :  “ Wahai Rasulullah, tidak ada seorangpun yang menuntun saya ke masjid “. Kemudian ia minta keringanan kepada beliau agar diperkenankan shalat di rumahnya, maka beliau mengizinkannya, tetapi ketika ia hendak bangkit pulang, beliau bertanya kepadanya : “ Apakah kamu mendengar azan ?. Ia menjawab : “ Ya “. Beliau bersabda : “</em></strong><em> <strong>Kamu harus datang ke masjid</strong> “. </em>( HR Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah saw bersabda <strong><em>:” Demi Zat yang menguasaiku. Sungguh aku benar-benar  pernah bermaksud menyuruh mengumpulkan kayu bakar. Kemudian aku memerintahkan salat dengan mengumandangkan azan lebih dulu. Lalu aku menyuruh seseorang mengimani orang banyak. Kemudian aku pergi ke rumah orang-orang yang tidak memenuhi panggilan shalat, lalu aku bakar rumah-rumah mereka dengan mereka sendiri “.</em></strong><em> ( HR. Bukhari dan Muslim ).</em></p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah, ada yang memangilnya dengan Amar bi Qais yang terkenal dengan Ibnu Ummi Maktum r.a (muazin) bahwasanya ia berkata : <strong><em>“ Wahai Rasulullah, sesungguhnya di kota Madinah ini banyak hal-hal yang membahayakan dan  binatang buas”. Rasulullah saw bersabda : “ Apabila kamu mendengar ; HAYYA ‘ALASH SHALAAH, HAYYA ‘ALAL FALAAH, maka kamu harus mendatanginya “.</em></strong> (HR. Abu Dawud ).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibnu Mas’ud r.a, ia berkata Rasulullah bersabda : <strong><em>“ Barangsiapa merasa senang apabila bertemu Allah Ta’ala besok ( pada hari kiamat ) dalam keadaan muslim, maka hendaklah ia memelihara shalat pada waktunya, ketika mendengar suara azan. Sesungguhnya Allah telah mensyariatkan kepada Nabi Muhammad saw jalan-jalan petunjuk. Seandainya kalian melakukan shalat di rumah sebagai kebiasaan orang yang tidak suka berjamaah,</em></strong><em> <strong>NISCAYA KALIAN TELAH MENINGGALKAN SUNNAH NABI</strong>, <strong>PASTI KALIAN SESAT</strong>. <strong>Aku benar-benar melihat diantara kita tidak ada yang meninggalkan shalat jamaah, kecuali</strong> <strong>ORANG-ORANG MUNAFIK YANG BENAR-BENAR MUNAFIK</strong>. <strong>Sungguh pernah terjadi seorang lelaki di antar ke masjid, ia terhuyung-huyung diantara 2 orang, sampai ia diberdirikan dalam shaf (barisan salat).</strong></em><strong> </strong>( HR Muslim ).<em> </em>Dan di dalam riwayat lain dikatakan<em> ; “ <strong>Rasulullah saw telah mengajarkan jalan-jalan petunjuk yakni salat di masjid yang terdengar azannya</strong> “.</em><strong> </strong></p>
<p><strong>KEUTAMAAN ( FADHILAH ) SHALAT BERJAMAAH :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah swt melimpahkan balasan yang melimpah ruah bagi mereka yang melaksanan shalat fardhu berjamaah di masjid. Diantaranya adalah sebagaimana dijelaskan hadis-hadis berikut ini :</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah bersabda,<strong><em> “ Seorang yang shalat berjamaah maka pahalanya dilipatgandakan 25 kali lebih besar dari shalat di rumah atau dikedainya, jika ia berwudhu dengan sebaik-baiknya kemudian keluar ke mesjid hanya untuk urusan shalat, dan ketika shalat, tak putus-putusnya malaikat bersalawat atasnya sambil mengucapkan : Allahumma shalli’ alaihi, Allahumma ar hamuhu </em></strong>( Ya Allah sampaikan salawat atasnya dan berilah rahmatMu atasnya ) [ Muttafaq ‘ alaih menurut lafadz Bukhori ]</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Nabi saw bersabda : <strong><em>“ Barangsiapa dalam waktu pagi atau sore menuju masjid, maka Allah menyediakan untuknya hidangan di surga setiap datang waktu pagi dan sore “</em></strong>. ( HR. Bukhari dan Muslim )</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Nabi saw bersabda : <strong><em>“ Barangsiapa membersihkan diri di rumahnya (wudhu), kemudian berjalan ke sebuah rumah diantara rumah-rumah Allah (masjid) untuk menunaikan satu fardhu, maka langkahnya yang sebelah menurunkan dosa dan yang lain menaikkan derajat “</em></strong> ( HR. Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Anas bin Malik r.a berkata Rasulullah saw bersabda<strong><em>, “ Barangsiapa yang shalat berjamaah selama 40 hari karena Allah dan ia mendapat takbiratul ula (takbir pertama bersama iman), maka akan dicatat baginya 2 kebebasan, yaitu bebas dari neraka dan bebas dari sifat munafik </em></strong>“. ( Hr. Turmudzi – At Targhib ).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Usman bi Affan r.a. ia berkata : Saya mendengar Rasulullah saw bersdabda <strong><em>“  Barangsiapa yang shalat Isya’ dengan berjamaah, seolah-olah ia mengerjakan shalat setengah malam. Dan barangsiapa mengerjakan shalat subuh dengan berjamaah seoalah-olah ia mengerjakan shalat semalam suntuk “</em></strong> ( HR . Turmudzi ).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a ia berkata :  Rasulullah saw bersabda : <strong><em>“ Tidak ada shalat yang lebih berat bagi ORANG-ORANG MUNAFIK</em></strong><em> <strong>melebihi dari shalat Subuh dan Isya. Seandainya mereka mengetahui keutamaan kedua shalat itu , niscaya mereka mendatangi keduanya ( berjamaah di masjid ), walaupun dengan merangkak</strong>.</em> ( HR Bukhari Muslim )</p>
<p>Dari Sahal bin Sa’ad as Sa’idi r.a. berkata Rasulullah saw bersabda, <strong><em>“ berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan ke masjid pada malam yang gelap bahwa mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat “</em></strong> ( Hr Ibnu Majjah, Ibnu Khuzaimah, dan Hakim – At Targhib ).</p>
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan di akhirat kelak pada waktu berada di padang masyar, orang-orang kafir dibangkitkan dalam keadaan buta, sedangkan orang-orang munafik dan beriman masih dapat melihat.  Di padang masyar keadaan masih terang benderang. Kemudian pada waktu seluruh umat manusia digiring ke mizan maka keadaannya mulai remang-remang. Ketika seluruh umat manusia digiring ke syirad maka keadaannya gelap gulita. Pada saat itulah orang-orang yang beriman akan memperoleh cahaya, sebagaimana firman Allah swt dalam Surat Al Hadid berikut ini :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Pada hari engkau akan melihat orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka, ( dikatakan kepada mereka : Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Demikian itulah kemenangan yang agung.”</em></strong> (ayat 12)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “ Tunggulah kami ! Kami ingin mengambil cahayamu.” ( Kepada mereka ) dikatakan “ Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya ( untukmu ). Lalu diantara mereka di pasang dinding ( pemisah yang berpintu ). Di sebelah dalam ada rakhmat dan diluarnya hanya ada azab.”</em></strong> ( ayat 13 )</p>
<p><strong>KEUTAMAAN SHALAT SUBUH </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Diantara kelima shalat fardhu, shalat subuh memiliki keutamaan yang lebih tinggi dibanding shalat fardu lainnya bila dilakukan secara berjamaah di masjid. Shalat subuh adalah shalat yang paling berat untuk dilaksanakan. Itulah mengapa shalat subuh memiliki kelebihan dibanding shalat fardhu lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain akan memperoleh berbagai macam pahala shalat berjamaah sebagaimana yang telah diuraikan di atas, shalat subuh memiliki beberapa keuntungan lain, diantaranya :</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama : Dari ‘Aisyah r.ha. dari Nabi saw, beliau bersabda : <strong><em>“ Dua rakaat fajar ( sebelum  shalat subuh ) adalah lebih baik dari dunia dan seisinya “</em></strong> ( Hr. Muslim )</p>
<p>Maka apabila seluruh uang, seluruh emas permata, seluruh bangunan, seluruh kendaraan yang ada muka bumi ini dikumpulkan, tidak ada artinya sama sekali dibanding shalat sunnah fajar dua rakaat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua : Dalam hadis lain diterangkan, “ <strong><em>Barangsiapa mengerjakan shalat subuh secara berjamaah lalu berzikir hingga terbit matahari kemudian ia mengerjakan shalat sunnat dua rakaat, niscaya ia akan mendapat pahala yang seimbang dengan haji dan umrah yang sempurna “</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga : Allah swt berfirman <strong><em>: “ Laksanakanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan ( laksanakan pula salat subuh ).  Sungguh, salat subuh itu disaksikan ( oleh malaikat ).”</em></strong> ( QS Al Isra’, 78 ).</p>
<p>Hal ini juga ditegaskan dalam salah satu hadis Rasullulah saw berikut ini :</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : <strong><em>“ Barganti-ganti datang kepada kalian malaikat penjaga malam dan malaikat penjaga siang. Mereka berkumpul pada waktu subuh dan pada waktu asar. Kemudian naiklah malaikat yang menghabiskan malam bersama kalian. Lalu Allah bertanya kepada mereka yang lebih mengetahui : Bagaimana kalian tingglkan para hamba-Ku itu ? Para malaikat menjawab “ Kami tingglakan mereka dalam keadaan sedang shalat dan kami datang kepada mereka dalam keadaan sedang salat” </em></strong>(HR Bukhari dan Muslim ).</p>
<p style="text-align:justify;">Ada satu hal yang sangat dicemaskan oleh orang-orang Yahudi saat ini, yaitu bila shalat subuh orang-orang Muslim sama penuhnya dengan shalat Jum’at, karena mereka akan melihat Islam seperti di zamannya para sahabat, tidak bisa ditaklukkan.</p>
<p>Kepustakaan :</p>
<ol>
<li>Imam Nawawi : “ Riyadhus Shalihin      “, Pustaka Amani Jakarta</li>
<li>Al Qur’an</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/635/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=635&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/shalat-berjamaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perniagaan yang menguntungkan</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/perniagaan-yang-menguntungkan/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/perniagaan-yang-menguntungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 06:25:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>
		<category><![CDATA[iman dan amal saleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[disusun oleh : ismail zubir Tempat yang paling disukai Allah SWT di muka bumi adalah masjid, sebaliknya tempat yang paling dibenci adalah pasar. Maka dikatakan orang-orang yang di pagi buta melangkahkan kakinya menuju masjid untuk menunaikan shalat subuh berjamaah adalah orang-orang yang membawa bendera iman. Sebaliknya orang-orang yang melangkahkan kakinya menuju pasar untuk mencari nafkah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=633&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">disusun oleh : ismail zubir</p>
<p style="text-align:justify;">Tempat yang paling disukai Allah SWT di muka bumi adalah masjid, sebaliknya tempat yang paling dibenci adalah pasar. Maka dikatakan orang-orang yang di pagi buta melangkahkan kakinya menuju masjid untuk menunaikan shalat subuh berjamaah adalah orang-orang yang membawa bendera iman. Sebaliknya orang-orang yang melangkahkan kakinya menuju pasar untuk mencari nafkah adalah orang-orang yang membawa bendera setan. Tetapi kebanyakan manusia menganggap bahwa masjid adalah tempat yang paling membosankan, sebaliknya pasar adalah tempat yang paling menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pasar dalam konteks kehidupan sekarang , bukan lagi hanya sekedar pasar tradisional seperti pada zamannya rasulullah saw dulu, tetapi juga termasuk mal, plaza, pusat-pusat keramaian dan bahkan juga pabrik, tempat kerja dan lain sebagainya. Pasar, tempat usaha ataupun tempat kerja dianggap sebagai tempat yang menyenangkan karena dapat memberikan keuntungan materi yang banyak sedangkan masjid dianggap sebagai tempat yang membosankan karena sama sekali tidak dapat memberi keuntungan yang nyata.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah swt berfirman : <strong><em>“ Katakanlah, jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, <span style="text-decoration:underline;">perdagangan yang kamu kuatirkan kerugiannya</span>, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya”.</em></strong> <strong><em>Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik</em></strong> (QS At Taubah, 24)</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal seberapa banyakpun keuntungan yang diperoleh, seberapa banyakpun harta yang bisa dikumpulkan, tidak sedikitpun yang bisa dibawa ke akhirat. Bahkan ke dalam liang kubur sekalipun hanya membawa selembar kain kafan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda :’ <strong>Ada</strong><strong> tiga hal yang mengikuti kepergian jenazah, yaitu keluarga, harta dan amalnya. Dua diantaranya akan kembali, hanya satu yang tetap menyertainya. Keluarga dan hartanya akan kembali, sedangkan yang tetap adalah amalannya</strong>” (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Perniagaan dunia hanya memberikan keuntungan yang sifatnya sementara. Perniagaan yang sesungguhnya adalah perniagaan dengan Allah. Dalam sebuah hadis dari  Abu Hurairah r.a ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p style="text-align:justify;">” <strong><em>Siapa saja yang takut, ia harus berangkat lebih pagi, ia akan lebih cepat sampai ke tempat tujuan. Ingatlah bahwa dagangan Allah itu mahal. Ingatlah bahwa dagangan Allah itu adalah surga</em></strong> “. (HR Tirmidzi).</p>
<p style="text-align:justify;">Maksudnya adalah siapa yang lebih dahulu terutama dalam berbuat amal saleh akan mendapatkan hasil yang lebih cepat. Di akhirat kelak hasilnya adalah surga.</p>
<p>Allah SWT juga berfirman dalam Al Quran :</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang menyelematkan kamu dari azab yang pedih, yaitu kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai dan memasukkan kamu ke dalam tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keuntungan yang besar</em></strong>“ (QS As Saff,10 sd 12).</p>
<p style="text-align:justify;">Berjihad atau berjuang di jalan Allah dengan harta dan diri, itulah perniagaan yang sesungguhnya. Berjuang di jalan Allah banyak caranya, tidak harus bertempur di medan perang, tidak harus menjadi seorang kiai, tidak juga harus menjadi seorang santri. Dalam surat Yusuf ,108 Allah SWT berfirman :</p>
<p style="text-align:justify;">“<strong><em>Katakanlah hai Muhammad, inilah jalanku, mengajak kepada Allah, kepada kabar gembira, aku dan para pengikutku, Maha Suci Allah dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang musyrik</em></strong>.”.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengajak manusia mengenal Allah, mengajak manusia kembali taat kepada Allah adalah salah satu bentuk diantara sekian banyak perjuangan di jalan Allah.</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a ia berkata, sesungguhnya Rasulullah bersabda :</p>
<p style="text-align:justify;">” <strong><em>Siapa saja yang mengajak kepada kebenaran, maka ia akan mendapat pahala orang yang mengerjakannya tanpa dikurangi sedikitpun. Dan siapa saja yang mengajak kepada kesesatan, maka ia mendapat dosa seperti orang yang mengerjakannya tanpa dikurangi sedikitpun</em></strong>” (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi apabila kita mengajak 10 orang untuk taat kepada  Allah, maka kita akan memperoleh pahala kesepuluh orang tersebut tanpa mengurangi pahala yang bersangkutan. Bila kesepuluh orang tersebut mengajak masing-masing 10 orang lagi maka kita akan memperoleh pahala 10 ditambah 100. Apabila seratus orang tersebut masing-masing mengajak 10 orang lagi, maka kita akan memperoleh pahala 1000 ditambah 100 ditambah 10, demikian seterusnya. Mengajak manusia kepada amalan-amalan yang ganjarannya berlipat ganda, itulah perniagaan yang menguntungkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah ada amalan yang dapat memperoleh ganjaran yang berlipat ganda seperti itu ?.  Puasa di bulan ramadhan memang akan memperoleh pahala berlipat dibanding puasa di hari biasa. Salat di masjidil Haram, masjid Nabawi akan memperoleh pahala yang berlipat di banding salat di masjid lain. Tetapi puasa ramadhan hanya 30 hari dalam setahun. Salat di masjidil Haram dan Nabawi kesempatannya hanya pada waktu haji dan umrah.</p>
<p style="text-align:justify;">Menegakkan amar makruf dan nahi mungkar adalah juga hak saudara muslim kita. Ada 2 hadis yang terpisah tentang hak saudara muslim ini. Hadis yang pertama menyebutkan ada lima hak saudara muslim yang harus ditunaikan yaitu pertama, <strong>menyampaikan salam, kedua bila saudara kita bersin dan mengucap alhamdulillah maka harus dijawab dengan ucapan yarhamukallah, ketiga melayat dan mengantar ke makam yang wafat, keempat menjenguk yang sakit dan kelima memenuhi undangannya. </strong>Dalam hadis yang lain dikatakan hak saudara muslim kita adalah mengajak mereka untuk berbuat <strong>“ amar makruf, nahi mungkar “.</strong> Hadis yang terakhir ini bila tidak ditunaikan maka di akhirat kelak akan diminta pertangungjawabannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/633/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=633&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/perniagaan-yang-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup hanya untuk ibadah</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/hidup-hanya-untuk-ibadah/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/hidup-hanya-untuk-ibadah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 06:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>
		<category><![CDATA[iman dan amal saleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[disusun oleh : ismail zubir Sejak kita dilahirkan, sampai kelak kita menghembuskan napas yang terakhir, hanya ibadah saja yang dituntut Allah swt dari diri kita. Sejak matahari terbit di suatu pagi, sampai terbit kembali di pagi berikutnya, 24 jam penuh hanya untuk beribadah dan menyembah Allah. Allah swt berfirman : “ dan tidaklah aku ciptakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=629&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">disusun oleh : ismail zubir</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak kita dilahirkan, sampai kelak kita menghembuskan napas yang terakhir, hanya ibadah saja yang dituntut Allah swt dari diri kita. Sejak matahari terbit di suatu pagi, sampai terbit kembali di pagi berikutnya, 24 jam penuh hanya untuk beribadah dan menyembah Allah.</p>
<p>Allah swt berfirman :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“ <strong>dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku </strong>“</em> ( QS Ad Dzariat, 56 ).</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu ada yang bertanya, kalau hanya untuk ibadah, kapan waktunya kita tidur, makan, kerja, santai dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah sebetulnya ibadah itu ? Memang ada perbedaan pendapat. Sebagian ulama berpendapat bahwa ibadah itu hanyalah hal-hal yang bersifat ritual saja, seperti salat, puasa, haji dan lain sebagainya. Tetapi sebagian ulama  lagi berpendapat bahwa ibadah itu tidak semata-mata hanya perbuatan yang bersifat ritual tetapi juga hal-hal yang bersifat  non ritual. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa ibadah adalah semua perkataan, perbuatan yang disukai, dicintai dan diridhoi Allah swt. Ulama lain mengatakan bahwa ibadah adalah semua perbuatan yang tidak sesuai dengan hawa nafsu kita. Oleh karena itu makan, minum, tidur, kerja atau apa saja bisa mempunyai nilai ibadah.</p>
<p style="text-align:justify;">Agar semua yang kita lakukan itu punya nilai ibadah di sisi Allah swt maka harus dipenuhi 2 persyaratan. Pertama, Rasulullah saw bersabda <strong>innamal a’malu bin niat</strong>. Sesungguhnya semua amalan itu tergantung niatnya,  yaitu semata-mata karena lillahi ta’ala. Tetapi itu saja itu belum cukup, ada syarat  kedua yang harus dipenuhi, yaitu harus <strong>ikut caranya Rasulullah saw</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalkan, kalau Rasulullah saw katakan, salat fardhu itu harus berjamaah, di awal waktu dan tempatnya di masjid, maka harus kita laksanakan agar punya nilai ibadah. Bagi  yang salat sendirian di rumah, di kantor atau di tempat lain, waktu salatnya juga digandeng-gangdengkan (salat dzuhur mepet ke salat azhar atau salat maghrib mepet ke salat isya), meskipun niatnya lillahi ta’ala, tetapi karena tidak ikut caranya rasulullah saw, maka tidak ada nilai ibadahnya sama sekali. Salat, puasa, makan, minum, tidur, kerja, bepergian, pakai baju, keluar masuk wc dan lain sebagainya, apabila semata-mata dilakukan karena lillahi ta’ala, dimulai dengan doa dan diakhiri dengan doa sebagaimana yang dicontohkan rasulullah saw, maka  semuanya akan bernilai ibadah.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa juga kita harus beribadah atau menyembah Allah ? Bukankah Allah swt Maha Pengasih, Maha Penyayang. Bukankah Allah swt tidak pernah menuntut balas jasa dari semua makhluk ciptaannya. Para ulama katakan, kalau saja kita tidak menyembah Allah, maka kita akan mudah tergelincir pada penyembahan ilah-ilah yang lain. Mengapa ? Sesungguhnya manusia itu diciptakan Allah swt dalam keadaan lemah dan tanpa daya. Manusia dengan dirinya sendiri tidak akan mampu menundukkan seekor banteng, seekor gajah ataupun seekor harimau. Maka manusia membutuhkan senjata. Dengan senjata manusia merasa dirinya aman. Senjata kemudian dianggap dapat melindungi dirinya dimana saja dia berada.  Tanpa disadari dia telah menjadikan senjata menjadi tuhannya. Padahal senjata tidak akan memberi manfaat bila tidak dikehendaki oleh Allah swt. Satu pasukan bersenjata lengkap di Aceh, tidak dapat melindungi diri mereka dari tsunami. Dua orang pemuda yang memilih berlindung dalam sebuah bunker di kaki Gunung Merapi, menemui ajalnya ketika gunung api tersebut meletus. Pintu bunker yang tebalnya 30 cm tidak mampu menahan awan panas dan kedua pemuda tersebut tewas terpanggang di dalamnya.</p>
<p>Bila kita tidak menyembah Allah, maka kuburan akan menjadi tempat meminta berkah. Bila kita tidak menyembah Allah, maka dukun menjadi tempat meminta rezeki, meminta jodoh, naik pangkat, jabatan, kesembuhan dan lain-lain. Kita akhirnya lebih yakin kepada makhluk daripada kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa kita harus menyembah Allah, karena kita butuh Allah. Kita butuh kasih sayangnya Allah, kita butuh perlindungannya Allah,  kita butuh rezekinya Allah, dstnya, dstnya. Allah tidak membutuhkan kita sama sekali. Allah swt berfirman :</p>
<p>“<strong><em>Hai manusia, kalian semua membutuhkan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Terpuji </em></strong><em>“</em> (QS Al Fathir, 15  ).</p>
<p style="text-align:justify;">Seandainya saja seluruh umat manusia yang ada di  muka bumi ini tidak ada yang  menyembah Allah, tidak sedikitpun akan mengurangi kejayaan, kewibawaan, kemuliaan, keagungan dan kekayaannya Allah. Sebaliknya sendainya saja seluruh umat manusia di muka bumi menyembah Allah, tidak sedikitpun akan menambah  kejayaan, kewibawaan, kemuliaan, keagungan dan kekayaannya Allah. Manusia tidak bisa memberi manfaat dan mudarat kepada Allah. Hanya Allah-lah yang bisa memberi manfaat dan mudarat kepada makhluk-Nya. Bahkan tidak satupun makhluk di muka bumi ini yang dapat memberi manfaat dan mudarat kepada makhluk lain tanpa izin Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila tujuan Allah menciptakan manusia semata-mata hanyalah untuk beribadah kepada-Nya, maka tujuan hidup manusia sesungguhnya  tidak lain adalah mencari ridhonya Allah. Bukan mencari-cari !. Kalau mencari-cari, bisa tersesat pada kelompok Akhmad Muzadeq atau akhmad-akhmad yang lain atau kelompok Lia Eden, atau eden-eden  atau edan-edan yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Para sahabat adalah orang-orang yang telah sukses hidupnya di dunia dan sukses pula kelak hidupnya di akhirat. Bahkan selagi mereka masih hidup, Allah swt telah memberikan dua gelar kehormatan bagi mereka. Pertama, sebagai orang-orang yang telah mendapat ridhonya Allah dan kedua, sebagai umat terbaik yang pernah dilahirkan sepanjang sejarah umat manusia.</p>
<p>Allah swt berfirman :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>” Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Mujahirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan merekapun rida kepada Allah…. ”</em></strong><strong> </strong>(QS At Taubah, 100).</p>
<p><strong><em>” Kamu ( umat Islam ) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, ( karena kamu ) menyuruh ( berbuat ) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah, … “</em></strong> (QS Ali Imran, 110).</p>
<p style="text-align:justify;">Maka untuk mendapatkan ridhonya Allah tidak lain caranya adalah kita ikuti saja cara hidup para sahabat, semua amalannya dan  semua pengorbanannya. Insya Allah kita akan tergolong dalam kelompok orang-orang yang mendapat ridhonya Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/629/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=629&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2010/05/06/hidup-hanya-untuk-ibadah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pikir dan risau bisa jadi asbab hidayah</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/10/06/pikir-dan-risau-bisa-jadi-asbab-hidayah/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/10/06/pikir-dan-risau-bisa-jadi-asbab-hidayah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 10:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah saw di akhir hayatnya, beliau ucapkan umati, umati, umati yang artinya umatku, umatku, umatku. Mengapa beliau mengucapkannya ? Bukankah beliau bersabda bahwa barangsiapa di akhir hayatnya dapat mengucapkan kalimat la illaha illallah maka dijamin masuk surga. Ini tidak lain karena bahkan sampai mendekati ajalnyapun, Rasulullah saw masih tetap memikirkan nasib seluruh umat manusia sepeninggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=614&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw di akhir hayatnya, beliau ucapkan umati,  umati, umati yang artinya umatku, umatku, umatku.  Mengapa beliau mengucapkannya ? Bukankah beliau bersabda bahwa  barangsiapa di akhir hayatnya dapat mengucapkan kalimat la illaha illallah maka dijamin masuk surga. Ini tidak lain karena bahkan sampai mendekati ajalnyapun, Rasulullah saw masih tetap memikirkan nasib seluruh umat manusia sepeninggal beliau. Umat Islam pada waktu Rasulullah saw wafat jumlahnya masih sedikit sekali belum mencapai 200.000 orang. Beliau risau  sepeninggal beliau tidak akan ada lagi orang yang mau  melanjutkan perjuanganannya menyampaikan Islam kepada seluruh umat manusia.  Apa sesungguhnya pikir dan risau Rasulullah saw itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Pertama ;</strong></span> bagaimana agar seluruh umat manusia mau taaat kepada Allah swt.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Kedua ; </strong></span>bagaimana agar setiap orang di akhir hayatnya bisa mengucapkan kalimat la illaha illallah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Ketiga ;</strong></span> bagaimana agar seluruh umat manusia bebas dari azabnya Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Keempat ; </strong></span>bagaimana agar setiap orang mau  melanjutkan perjuangan para anbiya dengan ikut dalam kerja nubuah.</p>
<p style="text-align:justify;">Alhamdulillah, pikir dan risau Rasulullah saw tersebut akhirnya juga menjadi pikir dan risaunya para sahabat. Begitu Rasulullah saw wafat para sahabat langsung bertebaran ke seluruh penjuru alam dan akhirnya di zamannya khulafur rasyidin, dua pertiga dunia berhasil dikuasi dan Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia. Pikir dan risaunya Rasulullah saw juga menjadi pikir dan risau para wali di negeri ini, sehingga Islam akhirnya tersebar ke seluruh pelosok nusantara dan hampir 90 % penduduk Indonesia memeluk Islam. Pikir dan risaunya seseorang akan menjadi asbab turunnya hidayah bagi orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini ada sebuah kisah nyata tentang pikir dan risau seorang pemuda arab yang belajar di Amerika ( kisah ini diambil dari sebuah blog di internet, mohon izin kepada penulisnya untuk mengutip cerita ini).</p>
<p style="text-align:justify;">Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, sudah seperti bersaudara. Pemuda ini ada pikir dan risau dan selalu mendokan semoga Allah SWT memberi  hidayah kepada sahabatnya agar masuk Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Rupanya sahabatnya ini juga mempunyai pikir dan risau yang sama, cuma beda jurusan. Yang satu jurusannya menuju surga, yang lain menuju neraka.</p>
<p style="text-align:justify;">Semula si pemuda arab ini berkeberatan. Namun karena ia terus didesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaan sahabatnya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.  Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.”</p>
<p style="text-align:justify;">Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. ” Barulah pemuda ini beranjak keluar.  Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang mus-lim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.” Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan!”  Sang pendeta pun mulai bertanya,</p>
<p style="text-align:justify;">1. Sebutkan satu yang tiada duanya,</p>
<p style="text-align:justify;">2. dua yang tiada tiganya,</p>
<p style="text-align:justify;">3. tiga yang tiada empatnya,</p>
<p style="text-align:justify;">4. empat yang tiada limanya,</p>
<p style="text-align:justify;">5. lima yang tiada enamnya,</p>
<p style="text-align:justify;">6. enam yang tiada tujuhnya,</p>
<p style="text-align:justify;">7. tujuh yang tiada delapannya,</p>
<p style="text-align:justify;">8. delapan yang tiada sembilannya,</p>
<p style="text-align:justify;">9. sembilan yang tiada sepuluhnya,</p>
<p style="text-align:justify;">10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,</p>
<p style="text-align:justify;">11. sebelas yang tiada dua belasnya,</p>
<p style="text-align:justify;">12. dua belas yang tiada tiga belasnya,</p>
<p style="text-align:justify;">13. tiga belas yang tiada empat belasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!</p>
<p style="text-align:justify;">15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?</p>
<p style="text-align:justify;">16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?</p>
<p style="text-align:justify;">17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?</p>
<p style="text-align:justify;">18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!</p>
<p style="text-align:justify;">19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?</p>
<p style="text-align:justify;">20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?</p>
<p style="text-align:justify;">21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!</p>
<p style="text-align:justify;">22. Pohon apakah yang mempunyai 12 cabang , setiap  cabang mempunyai 30 ranting, setiap ranting mempunyai 5 buah daun, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?”</p>
<p style="text-align:justify;">Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah.  Setelah membaca basmalah ia berkata,     1. Satu yang tiada duanya ialah Allahu Ahad ( Al Ikhlas: 1).</p>
<p style="text-align:justify;">2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang.. Allah SWT berfirman,  “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12)..</p>
<p style="text-align:justify;">3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh. (Al-Kahfi 71 sd 81)</p>
<p style="text-align:justify;">4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah SWT menciptakan bumi dan langit. (Al-A’raf:54)</p>
<p style="text-align:justify;">7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).</p>
<p style="text-align:justify;">8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman,”Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit.. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).</p>
<p style="text-align:justify;">9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan **** (Al-Isra 101)</p>
<p style="text-align:justify;">10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).</p>
<p style="text-align:justify;">11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudaraYusuf (surat Yusup)</p>
<p style="text-align:justify;">12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).</p>
<p style="text-align:justify;">13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.</p>
<p style="text-align:justify;">14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menying-sing. ” (At-Takwir: 18).</p>
<p style="text-align:justify;">15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.</p>
<p style="text-align:justify;">16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka,” tak ada cercaaan ter-hadap kalian.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku kan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”</p>
<p style="text-align:justify;">17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).</p>
<p style="text-align:justify;">18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.</p>
<p style="text-align:justify;">19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (AlAnbiya’: )</p>
<p style="text-align:justify;">20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).</p>
<p style="text-align:justify;">21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).</p>
<p style="text-align:justify;">22. Adapun pohon yang memiliki 12 cabang setiap cabang mempunyai 30 ranting, setiap ranting mempunyai 5 daun, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?”  Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil.  Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.  Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! “  Pendeta tersebut berkata, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah. ” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.”</p>
<p style="text-align:justify;">Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: “Asyhadu an La Ilaha Illallah wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.”  Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu semuanya memeluk agama Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.  Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah mengetahui bahwa Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan akan menjaga manusia dalam kesejahteraan baik di dunia dan di akherat..  Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih tertutup bahkan cenderung mereka sendiri yang menutup rapat jiwanya. Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau berpikir.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=614&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/10/06/pikir-dan-risau-bisa-jadi-asbab-hidayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan alam semesta; ilmu pengetahuan vs al qur&#8217;an (1)</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-1/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 03:05:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT  ILMU PENGETAHUAN BERTENTANGAN DENGAN AL QUR’AN Disusun oleh : Ismail Zubir Ilmu pengetahuan oleh beberapa cendekiawan muslim seringkali dipakai sebagai sarana untuk membuktikan kebenaran Al-Qur’an. Bahkan mereka dengan ceroboh  menarik kesimpulan bahwa Al-Qur’an  tidaklah bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan telah ditempatkan sebagai sesuatu yang lebih sakral melebihi Al Qur’an. Padahal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=612&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT  ILMU PENGETAHUAN </strong><strong> BERTENTANGAN </strong><strong>DENGAN AL QUR’AN<br />
</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>Disusun oleh : Ismail Zubir</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ilmu pengetahuan oleh beberapa cendekiawan muslim seringkali dipakai sebagai sarana untuk membuktikan kebenaran Al-Qur’an. Bahkan mereka dengan ceroboh  menarik kesimpulan bahwa Al-Qur’an  tidaklah bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan telah ditempatkan sebagai sesuatu yang lebih sakral melebihi Al Qur’an. Padahal sesungguhnya ilmu pengetahuan itu tidak layak dipakai sebagai alat uji.  Meskipun diketahui banyak sekali ilmu pengetahuan yang berkesesuaian dengan Al Qur’an, tetapi tidak sedikit juga yang bertentangan, diantaranya adalah tentang asal usul manusia dan penciptaan alam semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila ada ilmu pengetahuan yang berkesesuaian dengan Al- Qur’an, seharusnya disikapi sebagai keberhasilan para ilmuwan baik muslim maupun non muslim  dalam menyingkap makna sejati Al Qur’an. Kita tahu para cendekiawan muslim di masa kejayaan Islam adalah perintis yang meletakkan dasar-dasar tentang  berbagai macam ilmu pengetahuan baik matematika, fisika, kimia, kedokteran, astronomi dan lain sebagainya yang kemudian dikembangkan oleh cendekiawan barat sebagai ilmu pengetahuan modern. Sebaliknya bila ada ilmu pengetahuan yang bertentangan dengan Al Qur’an maka sesungguhnya akal manusia memang belum sampai atau bahkan tidak akan pernah sampai ke sana.</p>
<p>Firman Allah swt tentang Al Qur’an sudah sangat jelas sebagaimana tercakup dalam beberapa ayat berikut ini :</p>
<p>“ <strong><em>Kitab ini tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang bertakwa</em></strong> “ ( QS Al Baqarah, 1 ).</p>
<p style="text-align:justify;">“ ……. <strong><em>Al-Qur’an ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhan-Mu, Petunjuk dan Rahmat bagi orang yang beriman</em></strong> “ (QS Al A’raf ; 203).</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak ada keraguan dan bukti yang nyata, petunjuk bagi orang yang bertakwa dan beriman. Maka Al Qur’an harus diterima, diimani dan diyakini kebenarannya seperti apa adanya tanpa perlu diuji.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qur’an bukanlah ilmu pengetahuan tetapi tanda-tanda tentang kebesaran Allah. Kandungannya meliputi berbagai informasi tentang hal-hal yang gaib maupun nyata , tentang sejarah manusia , tentang penciptaan alam semesta dan lain sebagainya. Al Qur’an merupakan sumber dari segala macam ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini.  Al- Qur’an, adalah karya Allah, Sang Pencipta. Sedangkan ilmu pengetahuan adalah hasil pemikiran manusia, rekayasa manusia dan karya manusia. Maka sesungguhnya tidak layak ilmu pengetahuan itu disejajarkan atau bahkan dilebihkan dari Al Qur’an.  Mereka yang melakukannya sungguh sedang mengalami krisis iman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/612/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=612&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan alam semesta;ilmu pengetahuan vs al qur&#8217;an (2)</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semestailmu-pengetahuan-vs-al-quran-2/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semestailmu-pengetahuan-vs-al-quran-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 03:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya juga ilmunya Allah itu sangat luas dan sangat sedikit sekali yang diturunkan dan diajarkan kepada manusia sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an ; “ Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) Kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=610&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya juga ilmunya Allah itu sangat luas dan sangat sedikit sekali yang diturunkan dan diajarkan kepada manusia sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an ;</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) Kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana</em>.</strong>” (QS Luqman ;27)</p>
<p style="text-align:justify;">“ …….<strong><em>Allah mengetahui apa-apa yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya …… </em></strong>” ( QS Al-Baqarah ; 255).</p>
<p style="text-align:justify;">Ilmu pengetahuan modern saat ini dibangun atas dasar 2 pilar, pertama; berdasarkan fakta ilmiah, dan kedua berdasarkan dugaan (hypothesa). Dapat dikatakan kebanyakan ilmu pengetahuan yang dibangun berdasarkan fakta ilmiah berkesesuaian dengan Al-Qur’an, meskipun tidak seluruhnya. Contohnya  fakta ilmiah menyebutkan bahwa manusia mendirikan atap harus menggunakan tiang. Al-Qur’an menerangkan bahwa Allah swt membentangkan langit tanpa tiang. Fakta ilmiah menyebutkan sebuah benda agar dapat bergerak pada lintasan yang sama harus ada jalur khusus (seperti kereta api misalnya) atau sebuah benda agar dapat bergerak dalam lingkaran sempurna secara berulang-ulang memerlukan poros dan jari-jari. Sedangkan Allah mampu menggerakkan matahari, bumi dan bulan yang berada  dalam kondisi bebas  mengikuti garis edarnya. Evolusi bumi terhadap matahari setelah melakukan perjalanan selama setahun akan kembali pada posisi yang sama tanpa meleset 1 milimeterpun. Maka kita tahu jadwal shalat pada tanggal dan bulan yang sama setiap tahunnya akan kembali pada waktu yang sama dan tidak akan bergeser 1 detikpun sampai hari kiamat nanti.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan ilmu pengetahuan yang dibangun atas dasar dugaan hampir seluruhnya bertentangan dengan Al Qur’an.  Contohnya tentang 2 hal yang telah disebutkan tadi, yaitu tentang asal usul manusia dan penciptaan alam semesta.</p>
<p style="text-align:justify;">Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa asal usul manusia, sebagaimana yang diterangkan dalam teori evolusi Darwin, adalah berasal dari sejenis primata. Sampai saat ini teori inilah yang diterima menjadi satu-satunya penjelasan tentang asal-usul manusia, meskipun Darwin sendiri mengatakan masih ada satu mata rantai yang putus (missing link) tentang teorinya sehingga teori tersebut belum bisa dianggap shahih.</p>
<p>Sedangkan Al Qur’an menyatakan manusia pertama diciptakan Allah swt dari tanah.</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba  kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak </em></strong>” ( QS Ar-Rum; 20 ).</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga tentang penciptaan alam semesta . Inilah yang menjadi fokus dari tulisan ini.</p>
<p>Hingga awal abad ke 20, satu-satunya pandangan yang diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dulu kala tanpa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/610/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=610&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semestailmu-pengetahuan-vs-al-quran-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan alam semesta; ilmu pengetahuan vs al qur&#8217;an (3)</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-3/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 02:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[permulaan. Alam semesta dianggap kekal dan akan tetap ada selamanya. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan , dan ia terus-menerus “mengembang”. Padahal Al Qur’an sudah menyatakan hal tersebut 1400 tahun yang lalu. “ Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=608&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">permulaan. Alam semesta dianggap kekal dan akan tetap ada selamanya. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan , dan ia terus-menerus “mengembang”.</p>
<p>Padahal Al Qur’an sudah menyatakan hal tersebut 1400 tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya</em></strong> “ ( QS Adz Dzariat ; 47).</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan temuan ilmiah tersebut akhirnya dikembangkan apa yang sekarang ini dikenal dengan teori Big Bang. Teori Big Bang, saat ini diterima oleh para ilmuwan sebagai penjelasan tentang awal alam semesta. Teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta ini pernah sangat kompak, padat, dan panas. Sebuah ledakan kosmis yang disebut Big Bang, terjadi sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu, dan alam semesta sejak itu berkembang dan mendingin. Menurut teori Big Bang, alam semesta berkembang pesat dalam mikrodetik pertama. Sebuah gaya tunggal ada di awal alam semesta, dan alam semesta mengembang dan mendingin, gaya ini kemudian dipisahkan menjadi yang kita kenal sekarang, yaitu : gravitasi, elektromagnetisme, gaya nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah.</p>
<p>Teori ini didasarkan pada persamaan matematika, yang dikenal sebagai persamaan medan dari teori relativitas umum Albert Einstein yang dikenalkan pada tahun 1915. Pada tahun 1922 fisikawan Rusia, Alexander Friedmann mengajukan  satu set solusi untuk persamaan tersebut. Solusi ini telah dijadikan sebagai kerangka bagi banyak karya teoretis saat ini mengenai   Big Bang.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun  1929 astronom Amerika Edwin Hubble memberikan beberapa bukti pendukung terbesar bagi teori Big Bang dengan penemuan bahwa cahaya galaksi bergeser jauh ke arah ujung merah spektrum . Semula dia berwarna biru terang, kemudian meredup berubah ungu dan kemudian semakin meredup ke warna merah dan lama kelamaan menghilang. Hubble menemukan bahwa galaksi bergerak menjauh secara proporsional dan cepat, menunjukkan bahwa alam semesta berkembang secara seragam. Namun, keadaan awal alam semesta itu masih belum diketahui.</p>
<p style="text-align:justify;">
Pada tahun 1940 fisikawan Rusia-Amerika George Gamow menghasilkan teori yang cocok dengan solusi Friedmann dan dia mengatakan bahwa alam semesta berkembang dari sesuatu yang  panas dan padat. Pada tahun 1950 astronom Inggris Fred Hoyle, memberikan nama  teori Gamow tersebut sebagai &#8220;Big Bang,&#8221; Nama ini tetap dipakai sampai sekarang, meskipun kontes yang diadakan pada  tahun 1990-an oleh Majalah Sky &amp; Telescope, mencoba mencari nama yang tepat tetapi tidak menemukan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sampai saat ini teori Big Bang sebenarnya tetap merupakan misteri bagi  para ilmuwan. <strong>Dijelaskan</strong> <strong>tidak ada cara saat ini untuk mendeteksi asal-usul alam semesta.</strong> Lebih lanjut, teori ledakan besar tidak menjelaskan apa yang ada sebelum Big Bang. Teori Big Bang juga belum bisa menjawab, apakah alam semesta ini terbuka atau</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=608&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan alam semesta; ilmu pengetahuan vs al qur&#8217;an (4)</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-4/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 02:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[tertutup ( memiliki langit atau tidak). Hal ini dikatakannya tergantung pada densitas, atau konsentrasi massa, di alam semesta. Jika alam semesta adalah cukup padat, maka dia memiliki langit. Jika dia memiliki langit dan alam semesta tetap berkembang, suatu saat nanti bintang-bintang akan menghantam langit. Pada saat itulah dikatakan alam semesta akan runtuh. Kita bisa menyimpulkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=606&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">tertutup ( memiliki langit atau tidak). Hal ini dikatakannya tergantung pada densitas, atau konsentrasi massa, di alam semesta. Jika alam semesta adalah cukup padat, maka dia memiliki langit. Jika dia memiliki langit dan alam semesta tetap berkembang, suatu saat nanti bintang-bintang akan menghantam langit. Pada saat itulah dikatakan alam semesta akan runtuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita bisa menyimpulkan bahwa sesungguhnya teori Big Bang dikembangkan melalui proses berpikir terbalik.  Kalau sekarang ini bintang-bintang bergerak saling menjauh dan jagat raya berkembang, tentunya sebelum itu bintang-bintang tersebut saling berdekatan dan kalau ditarik mundur terus ke belakang ke masa milyaran tahun yang lalu, maka akhirnya disimpulkan dia berasal dari satu titik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya, seorang cendekiawan muslim terkenal seperti Harun Yahya dan banyak lagi cendekiawan muslim lainnya membenarkan teori ini. Syukurnya, teori Big Bang ini telah dibantah oleh 3 fisikawan Jepang yang sejak puluhan tahun lalu menolak teori ini. Pada mulanya bantahan mereka tidak didengar sama sekali, tetapi kemudian mulai diakui dan bahkan mereka berhasil meraih hadiah nobel bidang fisika tahun 2008. Mereka katakan bahwa Big Bang tidak menghasilkan apa-apa selain hanya enersi yang besar</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana proses penciptaan alam semesta menurut Al Qur’an ?. Pada mulanya  sebelum alam semesta diciptakan, menurut Imam Al Ghazali, yang pertama kali diciptakan Allah swt adalah sebuah mutiara. Dari mutiara tersebut Allah ciptakan air dan di atas air Allah ciptakan Arasy-Nya. Wallahu a’lam. Tetapi bahwasanya Arasy Allah diciptakan terlebih dahulu dapat dilihat dari ayat berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu dia bersemayam di atas Arasy, ….</em></strong>” (QS Al A’raf ; 54).</p>
<p style="text-align:justify;">Kata <em>lalu bersemayam di atas Arasy </em> menunjukkan Arasy Allah telah ada sebelum alam semesta diciptakan.</p>
<p>Kemudian dalam surat Hud dijelaskan bahwa Arasy Allah berada di atas air.</p>
<p>“ ……..<strong><em>dan adalah Arasy-Nya Allah di atas air</em></strong> ….. “ (QS Hud ; 7)</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua ayat tersebut di atas penting untuk bisa memahami proses penciptaan alam semesta. Kronologis penciptaan alam semesta itu sendiri secara jelas diterangkan dalam surat Al Fushilat mulai dari ayat 9 sampai dengan ayat 12, yakni sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em> 9. “ Katakanlah, “ Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang Menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat ) demikian itulah Tuhan semesta alam</em></strong> “</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>10.</em></strong>“<strong><em>Dan Dia menciptakan  di bumi itu gunung-gunung yg kukuh di atasnya. Dia mem-berkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya </em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/606/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=606&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan alam semesta; ilmu pengetahuan vs al qur&#8217;an (5)</title>
		<link>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-5/</link>
		<comments>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 02:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>istiqomah12240</dc:creator>
				<category><![CDATA[ismail zubir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://istiqomah12240.wordpress.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.” 11.“Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi, “  Datanglah kamu keduanya menuruti perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya  menjawab, “Kami datang dengan suka hati” 12.“ Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=603&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><em>dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya</em></strong>.”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>11.</em></strong>“<strong><em>Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi, “  Datanglah kamu keduanya menuruti perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya  menjawab, “Kami datang dengan suka hati</em></strong>”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>12</em></strong>.“ <strong><em>Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya`</em></strong>”</p>
<p style="text-align:justify;">Surat ini menerangkan bahwa yang pertama kali Allah ciptakan sebelum ada bintang-bintang dan galaksi, adalah bumi, yaitu selama 2 masa. Kemudian selama 4 masa Allah swt siapkan makanan di bumi bagi subject utama penciptaan alam semesta , yaitu manusia. Baru setelah itu Allah ciptakan langit dan bintang-bintang selama 2 masa. Kalau dihitung keseluruhannya memerlukan waktu 8 masa. Sedangkan kita tahu dari Surat Al A’raf ayat 54, alam semesta ini diciptakan selama 6 masa. Maka bisa diduga tentu diantara phase-phase penciptaan tersebut ada yang overlapping. Di mana letak overlappingnya ? Secara logis maka penciptaan langit yang 2 masa itu mestinya overlap  dengan penyiapan makanan yang 4 masa, dipertengahan atau di akhirnya. Wallahu a’lam.</p>
<p style="text-align:justify;">Bumi sebelumnya adalah planet yang mati dan Allah menghidupkannya dengan menu-runkan air dari langit.</p>
<p style="text-align:justify;">“ <strong><em>Dan Allah menurunkan dari langit air dan dengan air itu dihidupkannya bumi sesudah matinya.”.</em></strong> (QS`An Nahl ; 65 ). (lihat juga surat Ar-Rum 24 ).</p>
<p>Pertanyaannya adalah darimana air ini berasal ? Padahal waktu itu belum ada awan yang bisa menghasilkan hujan, belum ada langit yang bisa menahan uap air. Maka satu-satunya kemungkinan asal air adalah dari Arasynya Allah.</p>
<p>“ <strong><em>Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar kuasa menghilangkannya</em></strong>.”( QS  Al- Mu’minun ; 18 ).<a href="#_ftn1">[1]</a></p>
<p style="text-align:justify;">Perhatikan kalimat “<em>lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi” </em>, ini menerangkan bahwa air bukanlah pemukim asli bumi tetapi pendatang  (alien).</p>
<p style="text-align:justify;">“ ……….<strong><em>Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup, Maka mengapakah mereka tiada juga beriman</em></strong> “ ( QS. Al-Anbiya ;30 ).</p>
<p style="text-align:justify;">“ …. <strong><em>Maka Kami tumbuhkan dengan air itu berjenis-jenis tumbuhan yang bermacam-macam </em></strong>“ ( QS Tha Ha ; 53)</p>
<hr size="1" />
<p style="text-align:justify;"><a href="#_ftnref1">[1]</a> Dalam Surat Al Qomar ayat 11 ketika Allah swt mengazab kaumnya Nuh dengan banjir banding, Allah katakan ; “ Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan menurunkan air yang tercurah”.  Kemungkinan juga ini adalah air yang dicurahkan dari Arasynya Allah .</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/istiqomah12240.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/istiqomah12240.wordpress.com/603/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=istiqomah12240.wordpress.com&amp;blog=6487814&amp;post=603&amp;subd=istiqomah12240&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://istiqomah12240.wordpress.com/2009/09/25/penciptaan-alam-semesta-ilmu-pengetahuan-vs-al-quran-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c6352565ff4d2c48544f7dfcdf60eec2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">istiqomah12240</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
